A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 101

FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Sumatera Selatan
Menu Sidebar
Login Administrator
Kategori Artikel
Download Center
Link Terkait












Statistik Pengunjung
  • Dikunjungi oleh : 52587 user
  • IP address : 54.166.168.243
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Kantor Pusat Administrasi

    Forum DAS Sumatera Selatan

    Alamat :

    Kantor Sekretariat Bersama Forum DAS Sumsel

    Jl. Kol. H. Burlian Km 6,5 Punti Kayu Palembang

    Telp: 0711-5614522

    email : fdas.sumsel@gmail.com

    2013 - Biotilik
    Share this article on

    Pelatihan bagi kader penyelamat Sungai (Polisi Sungai Musi), kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup

    Pelatihan diberikan kepada gurus dan siswa SD, SMP, SMA; Mahasiswa, dan dosen

    Biotilik  merupakan alat pantau kesehatan sungai yang mudah, murah, manfaat, massal dan mengetahui lebih awal perubahan kualitas air disekitar kita.

    Sensus biotilik ini metodenya bersifat: Mudah, Murah, Manfaat, dan Massal untuk Mitigasi Pencemaran Air Daerah Aliran Sungai; dikatakan:

    Mudah. Masyarakat sangat familiar dengan Serangga air, misalnya capung (Odonata),  Anggang-anggang (Gerridae),  lalat sehari,  kunang-kunang dan bibis (kepik pinggan). Sebagian masyarakat sudah menduga bahwa pencemaran sungai menimbulkan (hilangnya) atau berpindahnya biota-biota tersebut.

    Murah. Membutuhkan peralatan sederhana yang bisa dibuat sendiri,  peralatan yang dibutuhkan adalah jaring biotilik dengan menggunakan saringan/kain kelambu anti nyamuk (ukurannya messnya 400/cm),  nampan sebagai wadah,  sendok, pipet atau sedotan, pinset atau lidih dengan ujung mata jarum yang berfungsi sebagai pemilah dan bila perlu dibutuhkan kaca pembesar.

    Manfaat. Melakukan aktivitas pemantauan dengan biotilik akan memberikan kepada kita informasi tentang kondisi kualitas air,  indikasi awal sumber pencemaran dan apabila kita memiliki kepedulian atas kelestarian fungsi sungai kita bisa melakukan upaya advokasi untuk bisa meningkatkan kualitas air sungai di sekitar kita. Kita akan belajar/membaca fenomena alam yang memberikan informasi baru tentang kebesaran Sang Maha Pencipta.

    Mitigasi Pencemaran. Mengetahui lebih awal tentang perubahan kualitas air akan lebih mudah bagi komunitas untuk menyusun rencana aksi restorasi, ketimbang hanya mengukur perubahan kualitas air dengan menggunakan parameter fisik DO (Dissolved Oxygen), BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand) dan TSS (Total Suspended Solid). Bahkan beberapa parameter seperti BOD dan COD dibutuhkan waktu lebih dari 5 hari untuk mengetahui nilainya dan rentan dimanipulasi karena hanya menggambarkan kondisi sesaat.

    Massal. Secara bersama-sama masyarakat dari hulu, bagian tengah sungai, dan hilir dapat melakukan pemantauan dengan biotilik secara bersama-sama dan melibatkan banyak orang untuk bisa mengetahui kondisi kesehatan suatu aliran sungai sekaligus dapat mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran sekaligus upaya untuk melakukan restorasi.

    Manfaat Biotilik

    • Terpantaunya secara periodik kualitas sungai/perairan di sekitar kita
    • Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemantauan kualitas air
    • Sarana pendidikan lingkungan  pada masyarakat tentang pentingnya sungai
    • Penghargaan manusia akan pentingnya kelestarian air

     

    Tujuan

    Tujuan Umum

    Mendorong peningkatan kesadaran community base  yang bekerja di daerah  aliran sungai utama dan anak sungai untuk melaksanakan gerakan aksi  melalui serangkaian kegiatan nyata dengan melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, legislatif, dan dunia usaha.

     

    Tujuan Khusus

    1. Mengetahui Kualitas Kesehatan DAS Musi dengan menggunakan Biotilik
    2. Inventarisasi Keanekaragaman Hayati Serangga air pada DAS
    3. Mengetahui kondisi kesehatan habitat/bantaran DAS
    4. Menyusun Aksi Penyelamatan dan Pemulihan DAS Indonesia melalui jaringan Detektif Sungai Indonesia yang beranggotakan pelajar, pemuda dan masyarakat yang memiliki kesadaran dan ketrampilan melakukan pemantauan kualitas air dengan Biotilik

    Materi Pelatihan :

    1. Biotilik

    2. EDUCATION FOR ENVIRONMENTAL SOLUTION

     

    Artikel Terbaru

    Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (5 Juni) dan Hari Penanggulangan Degradasi Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (17 Juni), Forum Komunikasi Pengelolaan Daerah Ali.......

    500 Ribu Hektar Lahan Sumsel Kritis

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Palembang-Sedikitnya 500 ribu hektar lahan kritis di Sumsel secara bertahap mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan penurunan degradasi lahan di Sumsel belum seimbang dengan reha.......

    Rehabilitasi Hutan Mangrove Terbatas

    Tanggal 20-04-2016 09:54:41 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Areal konservasi hutan mangrove di Sumsel yang direhabilitasi, tidak sebanding dengan jumlah kerusakan yang terjadi. Dalam setahun, hanya 2.000 hektare yang direhabilitasi, lantara.......

    Pemprov Minta Aliran Sungai Diperbaiki

    Tanggal 19-04-2016 13:31:13 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera selatan melalui Dinas kehutana Sigit Wibowo melantik Pengurus Forum Daerah aliran Sungai (DAS) Sumsel Periode 2015-2020 di hotel Grand Zury .......

    Copyright © 2013 FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

    Provinsi Sumatera Selatan

    Created by AFSHI