A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 56

FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Sumatera Selatan
Menu Sidebar
Login Administrator
Kategori Artikel
Download Center
Link Terkait












Statistik Pengunjung
  • Dikunjungi oleh : 52606 user
  • IP address : 54.166.168.243
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Kantor Pusat Administrasi

    Forum DAS Sumatera Selatan

    Alamat :

    Kantor Sekretariat Bersama Forum DAS Sumsel

    Jl. Kol. H. Burlian Km 6,5 Punti Kayu Palembang

    Telp: 0711-5614522

    email : fdas.sumsel@gmail.com

    Daerah Aliran Sungai Musi Kian Kritis
    Tanggal 20-04-2016 12:07:07 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid
    Share this article on

    Kualitas Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi yang mengaliri sebagian besar wilayah Sumsel dinilai makin kritis. Kondisi itu membutuhkan kebijakan pemerintah dalam penanganan yang menyentuh hulu dan hilir masalah. Sementara, data menyatakan dari 8,6 ha kawasan DAS Musi sekitar 1,7 juta ha yang terindentifikasi kritis dan sangat kritis. Ketua Forum Masyarakat DAS Sumsel Syafrul Yunardy mengatakan, permasalahan daerah aliran Sungai Musi sangat kompleks. "Daerah aliran sungai memiliki pengertian yang luas, tidak hanya di hulu atau hilir sungai. Daerah aliran sungai sebagai daratan ataupun anak sungai berfungsi menampung dan menyimpan cadangan air. Ini mengapa permasalahan daerah aliran sungai bisa sangat kompleks dimaknai,"ujarnya saat pelantikan Forum DAS Sumsel, Kamis (31/3/2016). Dia mengatakan menurunnya kualitas DAS memiliki banyak penyebab, namun permasalahan krusialnya setiap instansi masih berbeda pemahaman dalam mengartikan DAS itu sendiri. "Banyak instansi yang mengenal DAS hanya kawasan sungai atau sebagian kawasan pesisir sungai. Padahal, daerah aliran sungai memiliki bentang alam dan pengertian yang lebih luas. Cakupan pelestarian daerah aliran sungai tidak hanya menyentuh wilayah sungai dan anak-anak sungai namun kawasan lain yang juga berfungsi sebagai kawasan daerah aliran sungai," jelasnya. Dia menambahkan DAS Musi membutuhkan kebijakan terpadu dan berkelanjutan melalui keterlibatan lintas sektor guna penanganan kondisi kritis kualitas sungai. Dalam forum masyarakat DAS ini diterangkan setiap elemen dapat berkontribusi dalam pencegahan, pelestarian, pengendalian dan restorasi daerah aliran sungai Musi di Sumsel "Forum masyarakat Sungai akan memulai aktivitas dengan menghimpun berbagai elemen termasuk masyarakat dalam mengurai permasalahan penanganan daerah aliran sungai Musi, "terangnya. Salah satu langkah awal, kata dia, forum yang akan berisikan banyak stakeholder memiliki target pengendalian kualitas sungai berkelestarian. "Forumnya baru dibentuk di tiga kabupaten, agar nantinya dibentuk di seluruh kabupaten di Sumsel,"ujarnya. Dalam perkembangannya, kebutuhan air terus meningkat sehingga akses air bersih makin sulit diperoleh sementara cadangan daerah aliran sungai terus mengalami kerusakan. "Targetnya, melibatkan berbagai pihak guna menjadi kebijakan bersama. Butuh basis data dalam kebijakan yang terpadu. Mulai dari mengindentifikasi masalah, merumuskan strategi, hingga mendorong kebijakan berkelanjutan," ujarnya. Kerusakan kualitas sungai di hulu yang akhirnya berimbas pada kualitas air di hilir sungai membutuhkan penanganan yang terpadu. "Butuh adanya kebijakan yang terpadu, bagaimana pemulihan di sektor hulu dan penanganan di sektor hilir Sungai. Penyebab penurunan kualitas air, diantaranya alih fungsi lahan yang yang akhirnya menutup kawasan serapan,"katanya. Aktivitas ahli fungsi lahan, kata dia, juga harus dilihat dari berbagai hal. Diantaranya peningkatan kebutuhan lahan akibat desakan pembangunan, "Di satu sisi merusak akan tetapi ada kebutuhan lainnya. Harusnya, ada kebijakan penyerta, misalnya pertanggungjawaban atau regulasi jasa lingkungan," terangnya. Editor : Saeno Sumber Link : http://kabar24.bisnis.com/read/20160331/78/533309/daerah-aliran-sungai-musi-kian-kritis

    Artikel Terbaru

    Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (5 Juni) dan Hari Penanggulangan Degradasi Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (17 Juni), Forum Komunikasi Pengelolaan Daerah Ali.......

    500 Ribu Hektar Lahan Sumsel Kritis

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Palembang-Sedikitnya 500 ribu hektar lahan kritis di Sumsel secara bertahap mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan penurunan degradasi lahan di Sumsel belum seimbang dengan reha.......

    Rehabilitasi Hutan Mangrove Terbatas

    Tanggal 20-04-2016 09:54:41 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Areal konservasi hutan mangrove di Sumsel yang direhabilitasi, tidak sebanding dengan jumlah kerusakan yang terjadi. Dalam setahun, hanya 2.000 hektare yang direhabilitasi, lantara.......

    Pemprov Minta Aliran Sungai Diperbaiki

    Tanggal 19-04-2016 13:31:13 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera selatan melalui Dinas kehutana Sigit Wibowo melantik Pengurus Forum Daerah aliran Sungai (DAS) Sumsel Periode 2015-2020 di hotel Grand Zury .......

    Copyright © 2013 FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

    Provinsi Sumatera Selatan

    Created by AFSHI