A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 56

FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Sumatera Selatan
Menu Sidebar
Login Administrator
Kategori Artikel
Download Center
Link Terkait












Statistik Pengunjung
  • Dikunjungi oleh : 50084 user
  • IP address : 54.80.175.56
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Kantor Pusat Administrasi

    Forum DAS Sumatera Selatan

    Alamat :

    Kantor Sekretariat Bersama Forum DAS Sumsel

    Jl. Kol. H. Burlian Km 6,5 Punti Kayu Palembang

    Telp: 0711-5614522

    email : fdas.sumsel@gmail.com

    Petani Terpaksa Beli Air Rp 250.000 per Mobil untuk Menyiram Sayuran
    Tanggal 13-10-2014 06:57:53 | Kategori Kliping koran | Oleh edward saleh
    Share this article on

    KOMPAS.Com : Petani palawija di Pinrang sulawesi selatan terpaksa membeli air Rp 250 ribu pertangki untuk menyiram tanaman mereka yang sedang dilanda kemarau panjang sejka tiga bulan terakhir.

    Sumber tulisan dan foto : http://regional.kompas.com/read/2014/10/12/22035621/Petani.Terpaksa.Beli.Air.Rp.250.000.per.Mobil.untuk.Menyiram.Sayuran?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

    PINRANG, KOMPAS.com - Para petani sayur-mayur di Pinrang, Sulawesi Selatan, harus berjuang menyelamatkan tanaman mereka yang terancam mati kekeringan. Setiap hari mereka harus mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah untuk membeli air dari mobil keliling.

    Musim kemarau telah menyebabkan lahan petani di sana kekurangan air selama tiga bulan terakhir. Saat air berlimpah, mereka biasa menyirami tanaman pada pagi dan sore hari. Namun, dengan air yang mereka beli, tanaman hanya disirami saban pagi.

    Sulaeman, petani di Desa Malimpung, berjuang menyelamatkan tanaman cabai dan tomat yang tinggal bebeerpa hari lagi berbuah agar selamat dari bencana kekeringan. Setiap hari ia harus menyediakan Rp 250.000 per tangki mobil untuk mengairi lahan seluas 1 hektar. Itu pun masih kurang karena ia memiliki lahan hingga 2 hektar.

    "Biayanya besar. Bayangkan, 10 hari saja, biayanya sudah Rp 2,5 jut. Itu pun belum semua bisa disiram secara merata. Karena biaya terbatas, tanaman saya disiram secara bergilir," ujar Sulaeman kepada Kompas.com, Minggu (12/10/2014).

    Forum DAS Sumsel :

    DAS sudah tidak dapat memenuhi fungsinya

    Artikel Terbaru

    Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (5 Juni) dan Hari Penanggulangan Degradasi Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (17 Juni), Forum Komunikasi Pengelolaan Daerah Ali.......

    500 Ribu Hektar Lahan Sumsel Kritis

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Palembang-Sedikitnya 500 ribu hektar lahan kritis di Sumsel secara bertahap mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan penurunan degradasi lahan di Sumsel belum seimbang dengan reha.......

    Rehabilitasi Hutan Mangrove Terbatas

    Tanggal 20-04-2016 09:54:41 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Areal konservasi hutan mangrove di Sumsel yang direhabilitasi, tidak sebanding dengan jumlah kerusakan yang terjadi. Dalam setahun, hanya 2.000 hektare yang direhabilitasi, lantara.......

    Pemprov Minta Aliran Sungai Diperbaiki

    Tanggal 19-04-2016 13:31:13 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera selatan melalui Dinas kehutana Sigit Wibowo melantik Pengurus Forum Daerah aliran Sungai (DAS) Sumsel Periode 2015-2020 di hotel Grand Zury .......

    Copyright © 2013 FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

    Provinsi Sumatera Selatan

    Created by AFSHI