A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 56

FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Sumatera Selatan
Menu Sidebar
Login Administrator
Kategori Artikel
Download Center
Link Terkait












Statistik Pengunjung
  • Dikunjungi oleh : 58825 user
  • IP address : 54.198.2.110
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Kantor Pusat Administrasi

    Forum DAS Sumatera Selatan

    Alamat :

    Kantor Sekretariat Bersama Forum DAS Sumsel

    Jl. Kol. H. Burlian Km 6,5 Punti Kayu Palembang

    Telp: 0711-5614522

    email : fdas.sumsel@gmail.com

    Hutan Rimbo Sekampung di Benakat Muaraenim Terancam Habis
    Tanggal 28-09-2014 19:21:00 | Kategori Kliping koran | Oleh edward saleh
    Share this article on

    Sumber  : http://palembang.tribunnews.com/2014/09/28/hutan-rimbo-sekampung-di-benakat-muaraenim-terancam-habis yang diakses tgl 28 September 2014 jam 19:25 WIB

    Minggu, 28 September 2014 14:15 WIB

    SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Aksi pembalakan liar yang diduga dilakukan dan dibekingi oleh oknum warga Benakat, membuat kondisi hutan Rimbo Sekampung bakal tinggal kenangan. Sebab dari 3.000 hektar hutan yang ada, sekitar 70 persen sudah habis dibabat dijual untuk kepentingan pribadi.

    "Saya harap ada keseriusan Bupati, Kepolisian, Kehutanan, Walhi dan lain-lain, untuk menghentikan pembalakan liar tersebut. Jika tidak hutan dan flora serta faunanya terancam habis," ujar Ardin, mantan anggota Kepengurusan Panitia Penyelamat Rimbo Sekampung (Paperis) Benakat, Minggu (27/09/2014).

    Menurut Ardin, hutan Rimbo Sekampung itu keberadaannya dari nenek moyang mereka, bahkan pemerintah kolonial Belanda ikut mengakui keberadaannya sesuai dengan surat mereka pada tahun 1908. Hutan Rimbo Sekampung itu, adalah milik marga Benakat yang terdiri dari enam desa yakni Desa Padang Bindu, Pagar Dewa, Pagar Jati, Betung, Rami Pasai dan Hidup Baru.

    baca lengkapnya

    Artikel Terbaru

    Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (5 Juni) dan Hari Penanggulangan Degradasi Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (17 Juni), Forum Komunikasi Pengelolaan Daerah Ali.......

    500 Ribu Hektar Lahan Sumsel Kritis

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Palembang-Sedikitnya 500 ribu hektar lahan kritis di Sumsel secara bertahap mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan penurunan degradasi lahan di Sumsel belum seimbang dengan reha.......

    Rehabilitasi Hutan Mangrove Terbatas

    Tanggal 20-04-2016 09:54:41 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Areal konservasi hutan mangrove di Sumsel yang direhabilitasi, tidak sebanding dengan jumlah kerusakan yang terjadi. Dalam setahun, hanya 2.000 hektare yang direhabilitasi, lantara.......

    Pemprov Minta Aliran Sungai Diperbaiki

    Tanggal 19-04-2016 13:31:13 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera selatan melalui Dinas kehutana Sigit Wibowo melantik Pengurus Forum Daerah aliran Sungai (DAS) Sumsel Periode 2015-2020 di hotel Grand Zury .......

    Copyright © 2013 FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

    Provinsi Sumatera Selatan

    Created by AFSHI