A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 56

FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Sumatera Selatan
Menu Sidebar
Login Administrator
Kategori Artikel
Download Center
Link Terkait












Statistik Pengunjung
  • Dikunjungi oleh : 57474 user
  • IP address : 54.81.45.122
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Kantor Pusat Administrasi

    Forum DAS Sumatera Selatan

    Alamat :

    Kantor Sekretariat Bersama Forum DAS Sumsel

    Jl. Kol. H. Burlian Km 6,5 Punti Kayu Palembang

    Telp: 0711-5614522

    email : fdas.sumsel@gmail.com

    Harga Jengkol = Harga daging sapi, bagaimana tutupan hutan DAS kita ? Apa isinya ?
    Tanggal 08-08-2014 07:26:13 | Kategori Artikel | Oleh edward saleh
    Share this article on

    Sumber gambar : http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/13/06/09/mo43d2-harga-jengkol-masih-rp-35-ribu-per-kg

    Tahun dua ribu an ini banyak hal yang terjadi secara pantastis di Indonesia.  Sebagai negeri yang terkenal sebagai negeri kolam susu, negeri khatulistiwa, negeri surganya dunia atau lainnya.  Kesemua nama tersebut untuk menunjukkan bahwa negeri Indonesia ini adalah negeri yang subur, tongkat dari batang ubu ditanam bisa menghasilkan ubi, memiliki ribuan jenis tanaman, ribuan jenis hewan, semua hasil tambang dll, tapi kenapa semua sekarang kurang dan samapi tidak ada ?

    • garam kita impor, padahal laut kita luas dan ada pulau penghasil garam
    • bawang merah dan bawang putih kita impor
    • daging sapi kita impor
    • ikan lele saja kita impor
    • sekarang hampir semua kita impor

    Mengejutkan, sekarang kita krisis jengkol.  Kita tau jengkol bukanlah kebutuhan pokok dan bukanlah tanaman pokok yang dibudidayakan.  Tanaman ini tumbuh liar dikebun-kebun dan dihutan-hutan.  Kalau tanaman jengkol menjadi langka, patut kita bertanya masih ada berapa luas hutan kita ?,  dan kalau masih ada, apa isinya ? mungkin hutan kita pohonnya sudah diseragamkan (monokultur) terembesi atau akasia atau karet atau jabon atau .... , masih adakah pohon jengkol, kabau, petai, kandis, dan lain-lain ..... dihutan kita ya.

    Untuk itu langkanya jengkol ini dapat menjadi momen untuk menyadarkan kita untuk "Mari mempertahankan hutan kita baik luasnya maupun keragaman pohonnya", jangan biarkan hutan dikalahkan oleh pertambangan dengan kedok pinjam pakai, jangan biarkan hutan kita dikonversi sawit dan tanaman monokultur, jangan biarkan hutan kita dikonversi dengan HTI monokultur seperti akasia, jelutung, dan juga jangan kita terjebak dengan OBIT (menanam sejuta pohon) hanya seremonial yang menanam pohon hanya dipinggir kota, bantaran sungai, dan dipinggir danau/waduk pada hal yang perlu di tanam di tengah-tengah hutan dan puncak-puncak gunung/bukit.

    Terus, sekarang ini dimana kita ?

    Edward Saleh / Ketua Forum DAS Sumsel

     berita jengkol :

     

     

    Artikel Terbaru

    Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (5 Juni) dan Hari Penanggulangan Degradasi Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (17 Juni), Forum Komunikasi Pengelolaan Daerah Ali.......

    500 Ribu Hektar Lahan Sumsel Kritis

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Palembang-Sedikitnya 500 ribu hektar lahan kritis di Sumsel secara bertahap mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan penurunan degradasi lahan di Sumsel belum seimbang dengan reha.......

    Rehabilitasi Hutan Mangrove Terbatas

    Tanggal 20-04-2016 09:54:41 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Areal konservasi hutan mangrove di Sumsel yang direhabilitasi, tidak sebanding dengan jumlah kerusakan yang terjadi. Dalam setahun, hanya 2.000 hektare yang direhabilitasi, lantara.......

    Pemprov Minta Aliran Sungai Diperbaiki

    Tanggal 19-04-2016 13:31:13 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera selatan melalui Dinas kehutana Sigit Wibowo melantik Pengurus Forum Daerah aliran Sungai (DAS) Sumsel Periode 2015-2020 di hotel Grand Zury .......

    Copyright © 2013 FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

    Provinsi Sumatera Selatan

    Created by AFSHI