A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 14

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sumselor/public_html/fdas/system/core/Exceptions.php:185)

Filename: controllers/web.php

Line Number: 56

FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Sumatera Selatan
Menu Sidebar
Login Administrator
Kategori Artikel
Download Center
Link Terkait












Statistik Pengunjung
  • Dikunjungi oleh : 56005 user
  • IP address : 54.198.247.44
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Kantor Pusat Administrasi

    Forum DAS Sumatera Selatan

    Alamat :

    Kantor Sekretariat Bersama Forum DAS Sumsel

    Jl. Kol. H. Burlian Km 6,5 Punti Kayu Palembang

    Telp: 0711-5614522

    email : fdas.sumsel@gmail.com

    Anggaran akibat kerusakan DAS di DKI Jakarta
    Tanggal 04-12-2013 16:28:13 | Kategori Kliping koran | Oleh edward saleh
    Share this article on

    Akibat rusaknya DAS yang di bagian hulu, tengah dan hilir yang didalamnya adalah wilayah DKI Jakarta menyebabkan pemerintah daerah DKI mengeluarkan dana yang besar dan menganggarkan dana yang besar pula tahun 2014 seperti dirilis oleh Kompas.com tanggal 4 Desember 2013 (http://megapolitan.kompas.com/read/2013/12/04/0852078/Ini.12.Program.Prioritas.Jokowi-Basuki.2013-2017) belum termasuk anggaran yang akan dikeluarkan pemerintah pusat, anggaran rumah tangga untuk mengatasi banjir, kehilanangan harta benda akibat banjir, semakin mahalnya air bersih dan penurunan kesehatan akibat lingkungan rusak dan tidak sehat.    Sekarang bagaimana dengan DAS Musi, berapa biaya yang digunakan untuk pengerukan lumpur dan lain-lain, terus mengapa tidak uang tersebut digunakan untuk kesejahteraan masyarakat yang merusak DAS, dan membayar pihak-pihak agar menunda sahwatnya untuk merusak DAS seperti penambangan batu bara, penebangan pohon, penanaman tanaman tidak sesuai lingkungan dll.

    Ini 12 Program Prioritas Jokowi-Basuki 2013-2017

    • Penulis : Fabian Januarius Kuwado
    • Rabu, 4 Desember 2013 | 08:52 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2014 atau RAPBD 2014, yakni sebesar Rp 69,50 triliun. Dari anggaran itu, terdapat 12 program yang menjadi unggulan serta prioritas dari Pemprov DKI untuk dilakukan pada 2014.

    Dalam rapat paripurna penyampaian RAPBD di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2013), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan bahwa program unggulan dan prioritas itu sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2017. Berikut 12 program prioritas tersebut:

    Pengembangan sistem transportasi: pembebasan lahan koridor mass rapid transit sebesar Rp 521 miliar, pengadaan bus transjakarta Rp 3 triliun, dan pengadaan bus untuk peremajaan angkutan umum reguler sebesar Rp 1,64 triliun.

    Antisipasi banjir, rob, dan genangan: pembebasan lahan Cengkareng Drain II, Kali Pesanggrahan, Angke, Sunter, sebesar Rp 1,66 triliun; pembangunan dan penguatan tanggul sebesar Rp 179,20 miliar; pengerukan sungai, saluran, waduk, situ, dan embung sebesar Rp 140,36 miliar; pembangunan sistem polder dan pompa sebesar Rp 119,96 miliar; pembangunan tanggul pengaman pantai sebesar Rp 150 miliar; dan pelaksanaan Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) sebesar Rp 600,50 miliar.

    Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup: pembuatan sumur resapan dan lubang biopori sebesar Rp 121,50 miliar; peningkatan kualitas air sungai sebesar Rp 100 miliar; penanganan kebersihan sebesar Rp 859,45 miliar; dan revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan sebesar Rp 252 miliar.

    Peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman kota: pembangunan rumah susun sewa terpadu dengan beragam fasilitas sebesar Rp 148,02 miliar; dan penataan kampung deret sebesar Rp 1,19 triliun.

    Peningkatan kualitas dan kuantitas ruang terbuka hijau: pembebasan lahan dan pembangunan taman Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio sebesar Rp 1,13 triliun; serta pembebasan lahan dan pembangunan ruang terbuka hijau interaktif, hutan, dan makam sebesar Rp 791,68 miliar.

    Peningkatan kualitas pendidikan: penerapan Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebesar Rp 799,81 miliar dan rehabilitasi gedung sekolah sebesar Rp 834,64 miliar.

    Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat: penyelenggaraan Kartu Jakarta Sehat (KJS) sebesar Rp 2,05 triliun dan pembangunan RSUD sebesar Rp 216,56 miliar.

    Peningkatan pelayanan publik: peningkatan pelayanan prima di 267 kelurahan dan 44 kecamatan sebesar Rp 1,47 triliun, serta rehabilitasi dan pembangunan gedung kecamatan dan kelurahan sebesar Rp 190,41 miliar.

    Pembangunan budaya multikultural: penataan kawasan Kota Tua sebesar Rp 51 miliar; pembangunan Masjid Raya Jakarta sebesar Rp 20 miliar; dan pengembangan perkampungan budaya Betawi, sebesar Rp 97,20 miliar.

    Pengembangan sarana dan prasarana olahraga bagi pemuda: pembangunan Stadion BMW senilai Rp 566,73 miliar; rehabilitasi gelanggang remaja kecamatan sebesar Rp 177,87 miliar; dan pembangunan ruang bawah tanah Monas berupa lorong pejalan kaki, area parkir, dan arena pertunjukan sebesar Rp 20 miliar.

    Pemanfaatan ruang kota: penataan jalur pedestrian termasuk Jalan MT Haryono, Jalan Rasuna Said, Jalan Casablanca, dan Jalan Prof Dr Satrio sebesar Rp 193,45 miliar; serta perbaikan trotoar sebesar 113,49 miliar.

    Pengurangan ketimpangan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja: pembangunan dan rehabilitasi lokasi binaan atau pasar untuk pedagang kaki lima sebesar Rp 273,70 miliar; dan penataan dan relokasi pedagang kaki lima, Rp 129,95 miliar.

    baca lengkapnya

    Artikel Terbaru

    Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (5 Juni) dan Hari Penanggulangan Degradasi Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (17 Juni), Forum Komunikasi Pengelolaan Daerah Ali.......

    500 Ribu Hektar Lahan Sumsel Kritis

    Tanggal 20-08-2016 15:03:39 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Palembang-Sedikitnya 500 ribu hektar lahan kritis di Sumsel secara bertahap mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan penurunan degradasi lahan di Sumsel belum seimbang dengan reha.......

    Rehabilitasi Hutan Mangrove Terbatas

    Tanggal 20-04-2016 09:54:41 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    Areal konservasi hutan mangrove di Sumsel yang direhabilitasi, tidak sebanding dengan jumlah kerusakan yang terjadi. Dalam setahun, hanya 2.000 hektare yang direhabilitasi, lantara.......

    Pemprov Minta Aliran Sungai Diperbaiki

    Tanggal 19-04-2016 13:31:13 | Kategori Berita | Oleh Midranesiah Hamid

    PALEMBANG- Pemerintah Provinsi Sumatera selatan melalui Dinas kehutana Sigit Wibowo melantik Pengurus Forum Daerah aliran Sungai (DAS) Sumsel Periode 2015-2020 di hotel Grand Zury .......

    Copyright © 2013 FDAS | Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai

    Provinsi Sumatera Selatan

    Created by AFSHI